9 Tips Kesehatan Dari Ajaran Islam

9 Tips Kesehatan Dari Ajaran Islam

Aturan Islam memberikan pedoman untuk rutinitas sehari-hari yang sangat bermanfaat bagi diri sendiri. Aturan Islam tidak hanya mengatur perkembangan spiritual para pemeluknya, tetapi juga memberikan pedoman untuk rutinitas sehari-hari mereka. Banyak dari tips kesehatan dari ajaran Islam ini telah terbukti secara ilmiah sangat bermanfaat bagi Anda.

9 Tips Kesehatan Dari Ajaran Islam

Berikut adalah daftar 9 aturan dari ajaran Islam yang sangat bermanfaat bagi kesehatan Anda :

  1. Tidak mengkonsumsi alkohol

Larangan alkohol mungkin salah satu larangan konsumsi dalam Islam yang paling terkenal. Menurut situs web kesehatan WebMD.com, alkohol tidak hanya menyebabkan sirosis hati dan mengurangi konsentrasi yang mengakibatkan kecelakaan, tetapi juga dapat menyebabkan kondisi seperti anemia, kanker, penyakit kardiovaskular, dan bahkan Alzheimer.

  1. Tidak makan daging babi

Ini adalah salah satu larangan dalam Islam yang diketahui banyak orang. Meskipun menjadi salah satu daging yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia, daging babi membawa berbagai virus dan bakteri ke dalam tubuh. Ini pada gilirannya dapat menyebabkan muntah, demam, diare, kram perut, dan dehidrasi, yang semuanya dapat berakibat fatal dalam kasus-kasus ekstrim.

  1. Tidak berlebihan dalam konsumsi makanan

Islam menekankan agar tidak selalu berlebihan dalam setiap aspek kehidupan. ayat 31 Surah Al-A’raf menyatakan, “Makan dan minumlah, tetapi janganlah berlebihan. Sungguh, Dia (Allah) tidak menyukai orang-orang yang berlebihan.” Sebuah hadits di Tirmizi lebih lanjut menyarankan umat Islam untuk meninggalkan “sepertiga perut dengan makanan, sepertiga lagi dengan minuman dan biarkan sepertiga kosong agar mudah bernafas.”

  1. Menggunakan siwak/pembersih gigi setiap habis makan

Nabi Muhammad (saw) mendorong pengikutnya untuk menggunakan siwak karena “siwak membersihkan mulut dan menyenangkan Tuhan setelah setiap makan.” (Sahih al-Bukhari) siwak bermanfaat untuk membersihkan sisa makanan di gigi Anda, mencegah pembusukan dan mengurangi risiko gigi berlubang dan infeksi gigi dan gusi.

  1. Cuci tangan sebelum & sesudah makan

Nabi Muhammad (saw) sangat menyarankan bahwa seseorang harus mencuci tangannya sebelum dan sesudah makan. “Ini adalah berkah untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.” (Abu Daud & Tirmizi)

Dalam hadits dinyatakan pula bahwa Nabi (saw) sangat menyarankan untuk tidak membersihkan tangan dengan handuk sebelum makan karena dapat menularkan infeksi dari satu orang ke orang lain.

  1. Anjuran kebersihan diri

Ajaran Islam sangat menekankan pada menjaga pakaian dan kebersihan diri. Dalam kitab Tirmizi, bab Adab, 41, “Sesungguhnya Allah itu bersih dan Dia menyukai kebersihan.” Sangat disarankan untuk membersihkan sampah, mandi setiap hari dan tidak meninggalkan kotoran tubuh di tempat terbuka. Seperti yang ditunjukkan oleh berbagai wabah Eropa pada Abad Pertengahan, tidak mematuhi tindakan pencegahan ini dapat menyebabkan bakteri dan kuman berkembang dalam tubuh.

  1. Menutup peralatan makan dan minum

Nabi Muhammad (saw) berkata, “Tutup peralatan (makan) dan tutup tempat air.” (Bukhari, Muslim) Ini mencegah kontaminasi dari serangga dan hewan kotor yang lewat dan menjauhkan hewan liar dari makanan dan minuman.

  1. Sunat laki-laki

Islam mewajibkan semua laki-laki Muslim untuk disunat. Menurut WebMD.com, sunat pada pria mengurangi risiko infeksi saluran kemih, mengurangi risiko penyakit menular seksual pada pria, melindungi dari kanker penis, dan mengurangi risiko kanker serviks pada istri.

  1. Menghindari konsumsi darah dalam bentuk apapun

Darah yang membuat Anda tetap hidup saat mengalir di pembuluh darah Anda bisa terbukti beracun jika masuk ke sistem pencernaan Anda, dan inilah mengapa metode penyembelihan dalam Islam mengharuskan darah dikeluarkan dari hewan ternak sebelum dimakan. Darah kaya akan zat besi, yang tidak dirancang untuk ditangani oleh sistem pencernaan manusia dalam jumlah besar. Overdosis zat besi dapat menyebabkan kerusakan hati, penumpukan cairan di paru-paru, dehidrasi, tekanan darah rendah, dan gangguan saraf.