Bayi Jangan Dianggurin Aja, Ajak Tummy Time Yuk !

Bayi Jangan Dianggurin Aja, Ajak Tummy Time Yuk !

Bayi Jangan Dianggurin Aja, Ajak Tummy Time Yuk ! – Melatih perkembangan bayi tentunya banyak sekali tantangan dan keseruan tersendiri, dengan kamu menyisihkan waktu untuk bermain bersama. Dan tentunya bukan hal yang tabu lagi jika mengajak anak main sedini mungkin akan membangun kecerdasan anak dan kedekatan yang lebih. Tentunya masa-masa itu tidak ingin kamu lewatkan bukan?. Salah satu cara untuk melatih perkembangan bayi adalah dengan tummy time.

Tummy time adalah meletakkan bayi dengan posisi tengkurep agar sang bayi bermain. Saat melakukan tummy time pastikan kamu mengawasinya dan sang bayi dalam kondisi sudah bangun atau sadar.

Melakukan tummy time dapat meningkatkan kecerdasan anak, kemampuan bersosialisasi dan menunjang capaian motorik (tengkurap, berguling, merangkak, dst). Selain itu, dengan tummy time dapat membantu perkembangan leher dan kepala dan membantu pembentukan otot pada kepala, leher, tangan dan Pundak bayi.

Manfaat Melakukan Tummy Time Pada Bayi

Pada anak yang jarang tengkurap akan membuat keterlambatan dalam perkembangan motorik, namun pada bayi yang melakukan tummy time akan membuat perkembangan tulang tengkorak yang baik. Hal ini dikarenakan jika bayi yang sering berbaring terlentang akan menjadikan tengkorak bayi mengalami kelainan seperti menjadi datar atau plagiocephaly.

Tummy time juga dapat memberikan kesan pengalaman dalam posisi dan pergerakan yang berbeda seperti mengetahui bagaimana tangan dan kakinya bergerak.

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Melakukan Tummy Time ?

Masih banyak yang belum mengetahui waktu yang tepat untuk melakukan tummy time. Sang bayi disarankan melakukan aktivitas ini sesuai dengan umurnya dan durasi yang dilakukan pada awalnya yaitu 1-5 menit dengan bertambahnya usia pada anak maka durasi waktunya bertambah. Melansir dari Helatline, durasi tummy time sesuai dengan umur sebagai berikut :

  • 0 bulan : 1-5 menit setiap sesi, lakukan 2-3 kali sehari.
  • 1 bulan : maksimal 10 menit setiap sesi, dilakukan 2-3 sehari.
  • 2 bulan : maksimal 20 menit setiap harinya dan dibagi ke beberapa sesi
  • 3 bulan : maksimal 30 menit setiap harinya dan dibagi ke beberapa sesi
  • 4 bulan : maksimal 40 menit setiap harinya dan dibagi ke beberapa sesi.
  • 5-6 bulan : maksimal 1 jam setiap sesi selama bayi tidak rewel.

Pada saat umur 5-6 bulan biasanya bayi sudah dapat berguling bahkan duduk dengan mandiri, akan tetapi memberikan tummy time bisa tetap dilakukan untuk memperkuat otot duduk, merangkak, dan berjalan.

Beberapa Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat melakukan Tummy Time

Ada beberapa hal yang perlu para orang tua perhatikan saat ingin melakukan tummy time pada buah hati, yaitu sebagai berikut :

  • Tummy time dilakukan saat bayi melek (tidak tidur dan tidak habis di-ASI-kan agar tidak gumoh)
  • Lakukan sebentar setiap menitnya sesuai dengan umur
  • Dilakukan pada permukaan yang tidak melesak
  • Habis ganti popok, sendawa
  • Mulai usia 3 bulan tummy time dilakukan di permukaan yang keras/tidak empuk
  • Selalu awasi bayi saat tummy time.

Setelah mengetahui hal yang telah dijelaskan diatas jenis posisi tummy time bisa kamu lakukan dengan beberapa posisi, yaitu dengan :

  • Saat bayi rewel saat ditengkurapkan sebentar dan balikkan badan bayi (celentang) sambil disapa, kemudian terngkurapkan Kembali.
  • Tummy time gaya football, 1 tangan sangga dada dan 1 tangan sangga perut dan panggul sambil diayun perlahan-lahan.
  • Tummy time di dada ibu, ibu setengah bersandar atau duduk
  • Sambil memperlihatkan mainan di depannya dengan warna-warna kontras
  • Tummy time sambil bercermin, disarankan cermin anti pecah agar aman untuk bayi dan ajak memperkenalkan diri di cermin.

Sudah mengetahui manfaat dan waktu dan durasi yang tepat makan jangan lagi untuk dilewatkan momen dan waktu yang tidak akan berulang lagi. Karena otak bayi berkembang dengan cepat dan perlu dilatih.