Cara Menentukan Support Dan Resistance Saham, Dijamin Akurat

Cara Menentukan Support Dan Resistance Saham, Dijamin Akurat

Dalam dunia saham, Istilah support dan resistance sering disebut-sebut oleh seorang analis hampir setiap harinya. Kedua hal tersebut sangat penting bagi seorang trader dalam membuat keputusan yang tepat. Ada beberapa cara menentukan support dan resistance saham yang bisa dilakukan agar hasil yang didapatkan sesuai dengan keinginan.

Sekilas Tentang Support Dan Resistance

Support sendiri adalah batas bawah dari harga sebuah saham atau garis yang berada di bawah chart. Titik ini akan sangat membantu seseorang  ketika ingin membeli sebuah saham. Garis ini akan dinilai kuat apabila chart mendekati garis tanpa menembusnya. Pada saat seperti inilah,  seseorang bisa membeli saham.

Sedangkan resistance adalah kebalikan dari support. Ialah batas atas harga saham garis yang berada di atas chart . Garis ini biasanya digunakan untuk untuk strategi bagi seseorang yang ingin menjual saham karena apabila sudah mendekati garis resistance maka mengakibatkan harga saham menjadi turun.

Cara Mudah Menentukan Support Dan Resistance Harga Saham

Dalam perdagangan saham, setiap trader harus mengetahui apa itu support dan resistance dengan tepat. Jika sudah mengetahuinya, maka seorang trader dapat meraih keuntungan dari margin saham. Selain itu juga bisa meminimalisir kerugian apabila harga saham sedang anjlok. Terdapat 4 cara menentukan support dan resistance saham, antara lain :

1.Gunakan History Pergerakan Harga Saham

Cara menentukan support dan resistance saham bisa dengan melihat history pergerakan harga saham. Cara ini dilakukan secara manual, yaitu mencari dua titik, titik tertinggi dan titik terendah dari harga saham. Trader bisa melakukan cara manual yaitu dengan menarik garis horizontal di bagian terendah dan tertinggi dari history harga saham.

2.Gunakan Teknik Pergerakan Rata-Rata Harga Saham

Selain dengan melihat history harga saham, cara menentukan support dan resistance saham bisa gunakan teknik pergerakan rata-rata harga saham. Cara kerja teknik ini yaitu dengan melihat pergerakan harga yang dinamis. Seseorang dapat menggunakan cara ini untuk melihat momentum pas dalam trading saham dan menandai pergerakan rata-rata dari harga saham tersebut.

3.Manfaatkan Momentum Angka Bulat

Angka bulat bisa dapat menjadi patokan dalam menentukan support dan resistance. Ketika harga saham menyentuh angka bulat, maka banyak keputusan yang terjadi baik itu jual maupun beli. Dengan kondisi tersebut maka akan menyebabkan harga saham akan mencapai titik support dan resistance.

Jika harga saham sedang mencapai harga tertinggi di angka yang bukan pecahan, akan berpengaruh pada penjualan yang mengalami kenaikan. Kondisi ini akan menyebabkan harga sulit untuk naik lagi seperti sedia kala, sehingga terjadilah titik resistance.

4.Manfaatkan Garis Fibonacci

Garis fibonacci sendiri memiliki banyak kegunaan, satu diantaranya adalah untuk menganalisis harga saham. dalam saham sendiri, garis fibonacci yang sering digunakan adalah garis fibonacci retracement. Untuk dapat menentukan titik support dan resistance harga saham dengan garis ini setidaknya membutuhkan periode waktu 3 bulan.

Namun meskipun demikian, analisis secara teknik  dari penggunaan fibonacci retracement ini cukup akurat. Hal ini seiring dengan lama periode waktu yang ditentukan yaitu 3 bulan, 6 bulan, bahkan dalam periode waktu hingga tahunan.

Cara menentukan support dan resistance saham di atas dianggap akurat sebagai penentu harga saham. Bagi trader pemula sangat disarankan untuk fokus terhadap metode yang dilakukan secara manual terlebih dahulu sebelum mencoba metode yang lainnya.