Penting! 5 Perbedaan Saham dan Crypto, Informasi Dasar Untuk Berinvestasi

Penting! 5 Perbedaan Saham dan Crypto, Informasi Dasar Untuk Berinvestasi

Berinvestasi merupakan aktivitas yang menguntungkan, apabila calon investor mengetahui ilmu-ilmu dasarnya sebelum terjun ke dunia tersebut. Tidak sedikit terjadi penipuan atau scam yang sangat merugikan, karena disebabkan ketidaktahuan para investor di dalam melakukan investasi. Bagi para investor pemula, wajib memahami 5 dasar perbedaan saham dan crypto.

Alasan yang melatarbelakangi hal tersebut, bahwa kedua platform investasi saham dan crypto adalah bentuk investasi paling populer. Selain itu, masyarakat juga perlu mengetahui informasi mengenai perbedaan mendasar kedua platform tersebut. Berikut beberapa informasi yang bertujuan agar dapat menjadi pertimbangan untuk memilih platform sebelum melakukan investasi.

1. Bentuk Instrumen yang Dipakai

Jika ingin mengetahui perbedaan paling mendasar dari saham dan crypto, calon investor harus mengetahui definisi dan instrumen yang dipakai oleh kedua platform tersebut. Definisi saham adalah platform investasi yang bentuknya adalah tanda kepemilikan sebuah perusahaan, yang mana proses jual beli melalui Bursa Efek Indonesia.

Lalu, definisi dari crypto adalah salah satu bentuk investasi berbentuk mata uang digital, yang mana proses transaksi melalui jaringan internet.Maka dari itu, jika instrumen yang dipakai pada saham adalah saham perusahaan tertentu yang dibeli melalui bursa efek, misal perusahaan Unilever. Sedangkan, crypto menggunakan instrumen mata uang digital, seperti Bitcoin yang seluruh kegiatannya berdasarkan internet.

2. Waktu Transaksi Perdagangan

Perbedaan saham dan crypto dalam dilihat dari aspek waktu perdagangan. Bagi para calon investor yang ingin berinvestasi dengan saham, waktu perdagangannya hanya di saat hari kerja, yaitu Senin sampai Jumat. Untuk waktu terbagi menjadi 2 (dua) sesi, yaitu bagian pertama pukul 09.00 WIB-11.30 WIB, sedangkan bagian kedua pukul 13.30 WIB-14.50 WIB.

Untuk waktu transaksi perdagangan mata uang crypto, transaksi dibuka selama 7 hari dan 24 jam penuh. Maka dari itu, calon trader atau investor harus mempersiapkan strategi di waktu-waktu tersebut, karena melakukan trading di crypto tidak mengenal kata istirahat.

3. Biaya dan Satuan Transaksi

Untuk biaya dan satuan transaksi, saham dan crypto juga memiliki perbedaan yang signifikan. Satuan transaksi saham minimal 1 lot atau 100 lembar, yang berarti jika harga saham Rp 1.000 per saham, maka minimal modal yang harus dikeluarkan adalah Rp 100.000 per lot. Selain itu, untuk biaya transaksi saham tergantung perusahaan masing-masing, tetapi minimal biayanya 0,3% per transaksi.

Lalu untuk investasi crypto, satuan transaksi dapat sampai ratusan juta rupiah untuk Bitcoin dan puluhan juta rupiah untuk Ethereum. Namun, hal tersebut jika calon investor memiliki modal kecil, dapat melakukan transaksi crypto dengan pecahan terkecil. Biaya transaksi pada crypto tidak ada ketentuan khusus, karena tergantung pada masing-masing exchange yang digunakan.

4. Perbedaan Aspek Volatilitas

Perbedaan yang signifikan antara saham dan crypto dapat dilihat dari aspek volatilitas. Mekanisme saham di Indonesia yang memakai pembatasan volatilitas seperti auto rejection dan trading halt atau penghentian sementara perdagangan. Hal tersebut berfungsi agar saham lebih terjaga dan stabil walaupun ada penurunan maupun kenaikan yang drastis.

Berbeda dengan crypto, yang mana tidak memiliki mekanisme volatilitas. Harga crypto akan bergerak sesuai supply dan demand para trader di seluruh dunia. Maka dari itu, indikasi yang paling terlihat adalah berinvestasi crypto jika meningkat akan naik secara drastis dan jika turun maka akan turun drastis pula.

5. Risiko dan Keamanan

Perbedaan terakhir adalah dalam aspek risiko dan keamanan, yang mana berinvestasi saham memiliki risiko yang lebih rendah daripada crypto. Hal tersebut dikarenakan investasi saham bergantung pada reputasi perusahaan, yang mana berpengaruh pula pada transparansi rekam jejaknya sudah terjamin.

Berbeda dengan crypto yang hanya bergantung pada sentimen masyarakat dan bukan reputasi perusahaan atau hal lain. Maka dari itu, jika dilihat dari aspek keamanan, saham lebih memiliki tingkat keamanan dan kestabilan tinggi daripada crypto. Selain itu pula, transaksi crypto dengan menggunakan jaringan internet membuat rentan sekali adanya hacker atau scammer.

Itulah informasi 5 perbedaan saham dan crypto yang dapat menjadi pertimbangan pengguna sebelum melakukan investasi. Memilih saham dan crypto sebagai investasi masa depan adalah hal yang sama-sama tepat. Semua bergantung pada preferensi dan kepemilikan modal masing-masing. Tentunya dengan diimbangi pemikiran yang matang mengenai untung dan rugi di masa depan.