Tips Melindungi Telinga Bagian Dalam

Tips Melindungi Telinga Bagian Dalam

Suara lirih hingga suara keras yang kita dengar melalui telinga kita menjadi tanda bahwa telinga kita masih normal untuk mendengarkan sesuatu. Telinga manusia memiliki dua bagian, yakni bagian luar dan bagian dalam. Kedua bagian telinga adalah area sensitif yang harus dilindungi dan dirawat. Salah satu yang penting adalah melalui tips melindungi telinga bagian dalam.

Melindungi telinga bukan sekedar menutupi saja, tetapi juga merawat agar telinga dalam kondisi yang baik. Banyak hal yang menjadi penyebab mengapa telinga mengalami permasalahan serius, salah satunya berdampak pada sistem pendengarannya. Jika sudah terlambat teratasi, maka jalan keluarnya adalah melakukan tindakan operasi telinga yang biayanya jutaan rupiah.

Agar anda tak terjebak dalam kondisi telinga yang seperti demikian, maka lakukan perlindungan sejak dini. Ikuti setiap treatment terbaik dalam menjaga kesehatan telinga anda, baik telinga bagian luar maupun bagian yang dalam.

Tips Melindungi Telinga Bagian Dalam

Jika bagian telinga luar, cara merawatnya mungkin lebih mudah karena bisa dijangkau oleh tangan. Sangat berbeda dengan telinga bagian dalam, yang kondisinya ada di dalam. Ada perawatan khusus agar telinga bagian dalam tetap terjaga. Adapun perawatan untuk melindungi telinga bagian dalam dapat anda ketahui pada pembahasan berikut ini.

  1. Menggunakan Pelindung Telinga di Area Bising

Berada di area yang penuh dengan kebisingan tentu akan mengganggu kondisi telinga bagian dalam anda. Bahkan akibat yang paling fatal, telinga dalam anda akan terganggu baik untuk jangka waktu pendek hingga jangka panjang. Contoh area yang bising adalah bengkel motor, area proyek mesin, keramaian masyarakat, dan lain-lain.

Untuk mengurangi risiko kebisingan, maka anda perlu menggunakan pelindung telinga. Anda bisa menggunakan headset atau pelindung telinga khusus yang dirancang untuk safety para pekerja proyek. Hindari menggunakan pelindung telinga yang telah mengalami modifikasi karena kemungkinan bisa mengurangi manfaat dari fungsi aslinya.

  1. Mengurangi Penggunaan Cotton Buds

Cotton buds merupakan benda dengan ujung kapas yang gunanya untuk membersihkan lubang di telinga. Bagi orang yang memiliki cairan dalam telinga akan lebih mudah dibersihkan menggunakan cotton buds. Akan tetapi, fungsi cairan dalam telinga ini sebenarnya untuk melindungi telinga agar terhindar dari debu dan partikel berbahaya masuk ke telinga.

Terlalu sering menggunakan cotton buds akan memicu rusaknya organ dalam teling, terutama bagian gendang telinga. Agar telinga anda tetap aman, kurangi penggunaan cotton buds dan ganti dengan handuk basah untuk membersihkan area telinga anda. Jika perlu, anda bisa menggunakan obat tetes telinga untuk membersihkan bagian dalam agar kotoran bisa keluar sendiri.

  1. Rajin Berolahraga Agar Meningkatkan Pendengaran

Berolahraga sangat penting agar tubuh tetap bugar. Berolahraga ringan juga bisa meningkatkan daya pendengaran telinga. Contoh olahraga ringan yang bisa anda coba adalah jogging, jalan santai, bersepeda atau senam kardio. Beberapa jenis olahraga tersebut membantu melancarkan peredaran darah dari jantung ke seluruh bagian tubuh, termasuk bagian telinga.

Bagaimana dengan jenis olahraga berat, apakah juga menyehatkan telinga? Jawabannya adalah belum tentu. Mengangkat beban berat sambil menahan napas tidak baik bagi organ dalam telinga anda. Selain itu, latihan olahraga di area fitness atau gym sambil mendengarkan musik yang terlalu keras juga beresiko mengganggu pendengaran. Maka dari itu, gunakan pelindung telinga.

  1. Mengurangi Volume Suara yang Sangat Keras

Apakah anda senang mendengarkan musik dengan volume tinggi? Jika iya, sebaiknya mulai dari sekarang kurangi kebiasaan anda mendengarkan musik dengan volume tinggi. Baik cara mendengarkan loud speaker ataupun menggunakan headset, mendengarkan dengan volume yang keras bisa memicu gangguan pada telinga bagian dalam.

Salah satu tips melindungi telinga bagian dalam yakni mengurangi penggunaan volume suara yang tinggi dan sangat keras. Volume suara yang dimaksud mungkin penggunaan alat-alat elektronik penghasil suara. Jika masih memungkinkan untuk dikecilkan volumenya, maka kecilkan saja. Jika tak bisa, gunakan pelindung telinga untuk mengurangi bising.

  1. Istirahat dari Segala Aktivitas

Tak hanya tubuh saja yang butuh istirahat, telinga juga perlu diistirahatkan agar tetap terjaga kondisinya. Apalagi jika anda lepas dari menghadiri konser musik, ingatan akan volume yang sangat tinggi di lokasi konser akan terngiang-ngiang di telinga anda. Maka cara terbaik yang anda lakukan adalah beristirahat sekitar 16 jam setelah menghadiri konser musik.

Tips melindungi telinga bagian dalam yakni anda bisa beristirahat seharian. Istirahat ini tak hanya tidur saja, akan tetapi anda masih tetap bisa melakukan aktvitas lainnya seperti menonton tv, mendengarkan radio, dan mendengarkan musik slow dengan volume yang sangat rendah. Jika perlu, lakukanlah yoga di tempat yang sunyi dan tenang.

  1. Menghindari Telinga dari Basahnya Air

Ketika telinga anda mengalami kemasukan air, biasanya akan terasa sangat mengganggu. Pendengaran menjadi tidak nyaman karena ada benda cair yang terjebak di telinga dalam. Cara untuk mengeluarkan air yang masuk ke telinga cukup simple. Anda bisa memiringkan kepala anda dan menarik cuping telinga agar air di dalam bisa segera keluar.

Kemasukan air ke dalam telinga secara terus-menerus akan mengakibatkan infeksi telinga dalam. Maka dari itu, jaga telinga dalam anda agar tetap kering. Gunanya untuk terhindar dari kelembapan. Jika anda suka berenang, gunakan pelindung telinga untuk meminimalisir masuknya air ke dalam telinga.

  1. Mengkonsumsi Magnesium

Tak hanya treatment fisik saja, anda juga perlu memenuhi asupan gizi dalam tubuh. Gizi yang masuk dalam tubuh anda tentunya sangat bermanfaat bagi kesehatan terutama bagian telinga. Cara tepat memenuhi asupan gizi adalah mengkonsumsi sayuran, kacang-kacangan, dan makanan lainnya yang mengandung zat magnesium.

Jadi kandungan magnesium yang ada dalam makanan dibutuhkan tubuh skitar 400 hingga 420 mg magnesium perharinya bagi orang dewasa. Bagi anak-anak bisa sekitar 80 hingga 240 mg magnesium perharinya. Contoh makanan yang mengandung magnesium adalah coklat, kacang-kacangan, sayuran hijau, ikan, gandum utuh, dan buah alpukat.

  1. Melakukan Check Kesehatan Telinga

Telinga memiliki bagian-bagian penting yang harus dirawat dengan baik. Tak hanya perawatan secara mandiri, anda juga perlu berkonsultasi pada dokter spesialis telinga. Konsultasi yang anda lakukan sekaligus melakukan medical check up bagian telinga, apakah telinga anda dalam kondisi yang baik atau tidak.

Tips melindungi telinga bagian dalam yang biasanya dipraktikkan oleh dokter, biasanya akan diawali dengan mengecek organ telinga anda dan menguji apakah ada gangguan dalam pendengaran anda. Anda akan diberikan penjelasan oleh dokter spesialis telinga tentang cara yang benar dalam menjaga kesehatan telinga, baik bagian luar maupun bagian dalam.

Demikian pembahasan mengenai tips melindungi telinga bagian dalam yang baik dan benar. Telinga merupakan anggota tubuh paling sensitif dan sangat penting untuk dijaga kesehatannya. Baik telinga bagian dalam maupun luar, keduanya sama-sama penting untuk dirawat. Tetap jaga kebersihan dan hindari tempat-tempat dengan polusi suara yang mengganggu.